Apa itu situs Togel online? situs togel online adalah wadah bermain taruhan togel online bagi pecinta togel di indonesia. yang kita ketahui, Togel dilarang di indonesia, maka dari itu timbullah situs online. berbagai macam jenis taruhan online terpopuler dan yang paling banyak di cari oleh pecinta taruhan online diantaranya adalah togel singapore, togel hongkong dan togel sidney. Kami juga menyediakan statistik keluaran togel terbaru untuk semua pasaran togel yang kami miliki, dan historis keluaran. selain menyediakan hasil keluaran, kami juga memberikan prediksi togel online, diantaranya prediksi togel singapore, togel sidney, togel hongkong.

Kompasnews

Polres Gresik menangkap tiga bandar taruhan beromzet belasan hingga puluhan juta rupiah di Desa Kisik, Kecamatan Bungah, Gresik, Jawa Timur. Ketiga bandar taruhan yang ditangkap adalah Suyono (51), Sudiono (55), dan Reman (460). Suyono dan Reman berperan sebagai bandar, sedangkan Sudiono merupakan penyandang dana.
“Arena taruhan togel ini baru dibuka seminggu, tapi pengunjungnya sudah cukup banyak,” kata Kapolres Gresik AKBP Kusworo WIbowo di halaman Mapolres Gresik, Selasa (11/2/2020). Ini Klarifikasi Pemkab Gresik Meski baru seminggu beroperasi, omzet tempat taruhan tersebut mencapai Rp 20 juta.
“Untuk perputaran uang dalam sehari bisa mencapai Rp 15 juta sampai Rp 20 juta,” terang dia. Polisi menyita sejumlah barang bukti dalam penggerebekan rumah taruhan tersebut.
Seperti puluhan motor dan lima mobil yang ditinggal pemiliknya saat penggerebekan terjadi. Polisi memprediksi sekitar 50 orang sedang bertaruhan di lokasi itu saat penggerebekan.
“Hanya saja saat digerebek, mereka pada kabur dan meninggalkan kendaraannya di lokasi,” jelasnya.
Korban Berhasil Kabur dan Pelaku Diamuk Massa Polisi juga menyita uang yang digunakan sebagai taruhan para petaruhan. Sejumlah peralatan dan permainan taruhan yang digunakan juga dibawa ke kantor polisi.
“Tersangka kita jerat Pasal 303 KUHP (tentang pertaruhanan) dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” ucap Kusworo.

Detiknews

Pada 10 November 2018, bandar togel online atas nama Johan alias Aliong Anak Aten ditangkap di rumahnya yang beralamat di Jalan Melati Nomor 29, Desa Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah. Kemudian pada 11 November 2018, polisi menangkap bandar taruhan Then Miauw Sen alias Lekesen anak Chin Bu Sin di Singkawang Barat.

Polisi menangkap 4 bandar Togel online beromzet miliaran rupiah di Kalimantan Barat. Para bandar Togel ini rata-rata sudah menjalankan aksinya selama 10 tahun.

Kapolda Kalimantan Barat Didi Haryono mengatakan penangkapan para pelaku dilakukan secara bertahap mulai November hingga Desember. Penangkapan dilakukan di Mempawah, Singkawang, hingga Pontianak.

“Timsus Ditreskrimsus Polda Kalbar melakukan penangkapan terhadap bandar pertaruhanan online jenis togel di tiga kabupaten atau kota, yakni di Kabupaten Mempawah, Kota Singkawang, dan Kota Pontianak,” kata Irjen Didi dalam keterangannya, Senin (3/12/2018).

Lalu, pada 24 November 2018, polisi menangkap bandar taruhan Togel online atas nama tersangka Lim Secondus alias Kondus di Pontianak Selatan. Kemudian, pada 3 Desember 2018, polisi kembali menangkap bandar taruhan Togel online bernama Junaidi aliasi Asiang di Pontianak Tenggara.

Didi menambahkan para bandar tersebut memainkan taruhannya di sejumlah website dan akun taruhan buatan sendiri. Kemudian para bandar ini mencari sub-sub agen sebagai perpanjangan tangan dari bandar untuk berhubungan langsung dengan para pemain atau pemasang di tiap wilayah kerjanya.

“Setelah semua taruhan sudah terkumpul di sub-agen, kemudian dari sub-agen meneruskan atau melaporkan taruhan kepada bandar melalui pengiriman via SMS dan WhatsApp. Apabila taruhan dari pemasang menang, maka para bandar membayar dengan cara melakukan transfer ke rekening pemasang,” terang Didi.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti dan sejumlah uang tunai jutaan rupiah. Para pelaku kini mendekam di Rutan Polda Kalbar.